PERKEMBANGAN TEKNOLOGI "MY THEORY NETWORK SOCIETY" (Masyarakat Jaringan)
Network Society bisa juga di artikan sebagai masyarakat jaringan, orang-orang yang termasuk di jaringan ini sebagian besar adalah masyarakat global, masyarakat global adalah orang-orang yang sudah mengikuti setiap perubahan zaman yang ada di dunia misal orang yang telah menggunakan gadget untuk aktifitas keseharian mereka, tidak semua orang masuk ke jaringan global ini, namun semua orang akan merasakan dampak proses jaringan global tersebut .
Masyarakat Jaringan ini mulai muncul pada tahun 1970 untuk menciptakan perubahan sosial, perekonomian dan dunia yang lebih baik , istilah ini muncul karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi semakin hari semakin bertambah, khususnya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi dan saling berhubungan satu dengan lainnya, sehingga jarak bukanlah gangguan untuk saling berhubungan, dengan berkembangnya teknologi jaringan, menyebabkan munculnya model
komunikasi baru yang radikal, dimana memungkinkan tumbuhnya ‘mass
self-communication’, yang juga berarti menumbuhkan otonomi subyek
komunikasi, ‘vis-a-vis’ korporasi komunikasi, dimana pengguna bisa
menjadi pengirim sekaligus penerima pesan.Komunikasi adalah berbagi makna melalui pertukaran informasi. Dan, makna
hanya bisa dimengerti dalam kontek relasi sosial dimana pengolahan
informasi dan komunikasi terjadi.
Berbeda dengan Komunikasi Interpersonal dimana pengirim dan penerima
pesan merupakan subyek komunikasi dan bersifat interaktif, sedangkan
Komunikasi Massa bisa bersifat interaktif maupun satu arah serta punya
potensi untuk menyebar secara luas di masyarakat (‘one to many’).
Melalui internet dalam era digital, muncul bentuk baru komunikasi
interaktif dengan kapasitas pengiriman pesan ‘many to many’, ‘real time’
dan juga memungkinkan untuk menggunakan komunikasi ‘point to point’,
‘broadcasting’, yang semuanya bisa diatur sesuai maksud dan tujuan
komunikasi yang diinginkan, dan Castells menyebutnya sebagai. ‘mass
self-communication’. Disebut ‘self-communication’ karena setiap orang
mampu membuat dan mengirim pesan sendiri dan bisa menentukan sendiri
pihak-pihak yang akan dituju (‘receiver’). Ketiga bentuk komunikasi
tersebut (interpesonal, komunikasi massa, mass self-communication),
tetap eksis dan saling melengkapi dan bukan saling menghilangkan.
Karakteristik masyarakat jaringan sebagai sebuah paradigma teknologi informasi yang memiliki 5 atribut penting, yaitu:
1. Berbasis ekonomi kapitalis ‘informasional’ (rejuvenated form of capitalism).
2. Ekonomi dikelola secara global, tidak terkukung oleh batas-batas negara- bangsa.
3. Pengalaman manusia tentang waktu dan ruang dipindahkan ke “timeless time” dan “space of flows”.
4. Kekuasaan merupakan fungsi dari akses ke jaringan dan kendali atas
aliran. Inklusi dan eksklusi jadi penentu dari berkuasa-tidaknya
seseorang.
5. Sumber utama terjadinya konflik dan penentangan (resistensi) dalam
masyarakat jaringan adalah kontradiksi antara sifat tak-bertempat
(placeless) jaringan dan keberakaran (rootedness) manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar