Rabu, 23 Desember 2015

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI "MY THEORY NETWORK SOCIETY" (Masyarakat Jaringan)

                  Network Society bisa juga di artikan sebagai masyarakat jaringan, orang-orang yang termasuk di jaringan ini sebagian besar adalah masyarakat global, masyarakat global adalah orang-orang yang sudah mengikuti setiap perubahan zaman yang ada di dunia misal orang yang telah menggunakan gadget untuk aktifitas keseharian mereka, tidak semua orang masuk ke jaringan global ini, namun semua orang akan merasakan dampak proses jaringan global tersebut .

                  Masyarakat Jaringan ini mulai muncul pada tahun 1970 untuk menciptakan perubahan sosial, perekonomian dan dunia yang lebih baik , istilah ini muncul karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi semakin hari semakin bertambah, khususnya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi dan saling berhubungan satu dengan lainnya, sehingga jarak bukanlah gangguan untuk saling berhubungan, dengan berkembangnya teknologi jaringan, menyebabkan munculnya model komunikasi baru yang radikal, dimana memungkinkan tumbuhnya ‘mass self-communication’, yang juga berarti menumbuhkan otonomi subyek komunikasi, ‘vis-a-vis’ korporasi komunikasi, dimana pengguna bisa menjadi pengirim sekaligus penerima pesan.Komunikasi adalah berbagi makna melalui pertukaran informasi. Dan, makna hanya bisa dimengerti dalam kontek relasi sosial dimana pengolahan informasi dan komunikasi terjadi. 

Berbeda dengan Komunikasi Interpersonal dimana pengirim dan penerima pesan merupakan subyek komunikasi dan bersifat interaktif, sedangkan Komunikasi Massa bisa bersifat interaktif maupun satu arah serta punya potensi untuk menyebar secara luas di masyarakat (‘one to many’). Melalui internet dalam era digital, muncul bentuk baru komunikasi interaktif dengan kapasitas pengiriman pesan ‘many to many’, ‘real time’ dan juga memungkinkan untuk menggunakan komunikasi ‘point to point’, ‘broadcasting’, yang semuanya bisa diatur sesuai maksud dan tujuan komunikasi yang diinginkan, dan  Castells menyebutnya sebagai. ‘mass self-communication’. Disebut ‘self-communication’ karena setiap orang mampu membuat dan mengirim pesan sendiri dan bisa menentukan sendiri pihak-pihak yang akan dituju (‘receiver’). Ketiga bentuk komunikasi tersebut (interpesonal, komunikasi massa, mass self-communication), tetap eksis dan saling melengkapi dan bukan saling menghilangkan.

Karakteristik masyarakat jaringan sebagai sebuah paradigma teknologi informasi yang memiliki 5 atribut penting, yaitu:
1. Berbasis ekonomi kapitalis ‘informasional’ (rejuvenated form of capitalism).
2. Ekonomi dikelola secara global, tidak terkukung oleh batas-batas negara- bangsa.
3. Pengalaman manusia tentang waktu dan ruang dipindahkan ke “timeless time” dan “space of flows”.
4. Kekuasaan merupakan fungsi dari akses ke jaringan dan kendali atas aliran. Inklusi dan eksklusi jadi penentu dari berkuasa-tidaknya seseorang.
5. Sumber utama terjadinya konflik dan penentangan (resistensi) dalam masyarakat jaringan adalah kontradiksi antara sifat tak-bertempat (placeless) jaringan dan keberakaran (rootedness) manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar